PRINGSEWU – Prestasi membanggakan kembali diraih dunia pendidikan Kabupaten Pringsewu. Selasa (14/7/2026)
Verda Intan Sakira, siswi SMP Negeri 1 Pringsewu, berhasil meraih medali perak pada ajang International PBTI Series (Road to 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026) Ksatria Nusantara Lampung yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung, Bandar Lampung, pada 10–12 Juli 2026.
Verda yang merupakan atlet Gorilas Taekwondo Club Pringsewu tampil di nomor Kyorugi Putri Cadet Pemula Under 51 Kilogram. Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, pelatih, dan masyarakat Kabupaten Pringsewu.
Atlet muda itu menjalani pembinaan di Dojang Kelurahan Pringsewu Timur di bawah bimbingan Sabeum Bela Asri Pratiwi, S.H. Berkat latihan yang disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah, Verda mampu bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah hingga berhasil meraih medali perak.
Kepala SMPN 1 Pringsewu, Subagyo, S.Pd., M.M., menyampaikan rasa bangga atas prestasi siswi tersebut. Menurutnya, pencapaian itu bukan hanya tentang medali, tetapi juga mencerminkan kerja keras, disiplin, dan semangat juang seorang atlet muda.
"Ini merupakan pencapaian yang patut kita banggakan. Bukan hanya karena medali yang diraih, tetapi tentang semangat seorang atlet dan perjalanan panjang hingga mampu mencapai tahap ini," ujarnya.
Ia berharap prestasi Verda dapat menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan bakat dan tidak mudah puas dengan pencapaian yang telah diraih.
Sementara itu, pelatih Verda, Sabeum Bela Asri Pratiwi, S.H., mengatakan seluruh atlet yang mengikuti kejuaraan layak diapresiasi karena telah melalui proses latihan yang panjang dan penuh pengorbanan.
"Semua atlet adalah pejuang. Medali memang menjadi kebanggaan, tetapi perjuangan mereka jauh lebih berharga. Selain teknik dan fisik, atlet juga harus disiplin menjaga pola makan, kesehatan, stamina, dan berat badan agar mampu tampil maksimal," katanya.
Orang tua Verda, ipal mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian putrinya. Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meraih prestasi yang lebih tinggi.
"Alhamdulillah, kami bersyukur anak kami dapat mengharumkan nama almamater, Kabupaten Pringsewu, dan keluarga. Mohon doa serta dukungannya agar prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berlatih.
Jangan pernah puas dengan medali ini, tetap semangat hingga mampu berprestasi di tingkat internasional," ungkapnya.(Ant)